Senin, 18 Desember 2017

Media Public Relation




MEDIA PUBLIC RELATION







Media Humas (PR Media) adalah segala bentuk media (sarana/saluran/channel) yang digunakan praktisi humas dalam pekerjaannya dengan tujuan publikasi yang luas agar produk atau jasa yang humas pasarkan lebih dikenal oleh masyarakat.

Media humas bersifat lebih kepada publikasi dan komunikasi. Media komunikasi yang penting digunakan humas adalah dalam kemitraannya dengan media pers (cetak atau elektronik) --dikenal dengan media relations (hubungan media) atau press relations (hubungan pers).

Tujuan Media Humas
  1. Promosi & tingkatkan pemasaran
  2. Komunikasi berkesinambungan
  3. Tingkatkan kepercayaan publik
  4. Tingkatkan citra perusahaan/organisasi

Jenis Media Humas
  1. Media Cetak (jurnal inhouse, surat kabar, majalah, dll)
  2. Online Media (website, blog, media sosial, email, dll)
  3. Broadcasting Media (radio, televisi, dll)
  4. Special Event (seminar, workshops..dll)
  5. Outdoor Media - Media Luar Ruang (spanduk, papan reklame, poster, dll)

Pemilihan Media 
  1. Radio; Plus : penyampaian gagasan sederhana dan langsung, teks luwes (mudah dikoreksi), punya publik khusus; Minus : dialog dan materi kurang variasi, fakta tak bisa dibeberkan lengkap, melelahkan (suara dan waktu terbatas), hanya bisa didengarkan sekali.
  2. Siaran televisi; Plus : jangkau masyarakat luas, audio visual; Minus : biaya mahal, komunikasi satu arah, siaran cepat, daya beli mahal
  3. Surat kabar; Plus : menjangkau semua lapisan masyarakat, murah; Minus: penyampaian berita tergantung penulis (isi sudah benar? mudah dimengerti  dan dicerna awam? dll)
  4. Media Online: Plus: Trending, terutama media sosial & blog, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, menjangkau seluruh dunia (internasional), dapat diakses kapan dan di mana saja, terdokumentasi. Minus: butuh akses internet, SDM bidang media online masih terbatas, butuh keterampilan khusus mengelola & menulis di media online (internet).
Bila membandingkan media PR dan media iklan, akan muncul lima hal menarik:
  1. Kampanye periklanan dan kampanye humas sama-sama bisa menggunakan berbagai macam media.
  2. Para praktisi PR berhubungan dengan para editor, jurnalis, serta para produser TV dan radio, sedangkan para praktisi periklanan lebih banyak berhubungan dengan para manager iklan dari berbagai perusahaan, petugas iklan di media massa (radio, koran, televisi, majalah, dan sebagainya).
  3. Iklan sifatnya jauh lebih komersial dibandingkan dengan PR.
  4. Kampanye periklanan biasanya dilakukan terbatas pada media-media yang bisa diharapkan akan membuahkan hasil maksimal (misalnya lonjakan penjualan) dengan biaya serendah-rendahnya. Sedangkaan kampanye PR bersedia menggunakan media apa saja, asalkan bisa menjangkau sebanyak mungkin khalayak.
  5. Tidak seperti dunia periklanan, dunia PR dapat menggunakan berbagai media khusus seperti jurnal-jurnal internal, buletin atau sekedar majalah dinding.




sumber :

http://humas-publicrelations.blogspot.co.id/2014/11/media-humas-pr-media.html

http://strategikomunikasi.blogspot.co.id/2011/11/media-yang-digunakan-public-relations.html



Tidak ada komentar:

Posting Komentar